5 Fakta Asal Usul Tradisi Ulang Tahun

Celebrating Birthday Tradition atau bahasa mudah Merayakan Tradisi Ulang Tahun merupakan agenda yang hanya di lakukan setahun sekali di kehidupan setiap manusia. Bagi sebagian orang ulang tahun menjadi sesuatu yang tidak boleh di lewatkan serta menjadi sesuatu yang wajib untuk di rayakan. Meskipun begitu tidak ada salahnya anda mengetahui sedikit tentang tradisi dari ulang tahun. Bagaimana sejarah di balik acara ulang tahun, berikut fakta di balik adanya tradisi ulang tahun yang harus anda ketahui.

  1. Firaun

Banyak peneliti beranggapan bahwa Firaun merupakan manusia pertama yang merayakan ulang tahun pada tahun 3.000 SM. Meskipun terdapat penelitian yang beranggapan bahwa itu bukan ulang tahun dari Firaun tapi lebih ke anggapan bahwa Firaun menjadi dewa.

  1. Lilin dan kue ulang tahun

Di dalam budaya Yunani kuno dan hingga sekarang masih banyak sekali orang yang percaya akan dewa dan dewi yang mana terdapat juga yang namanya dewi Artemis yang merupakan dewi bulan.

Untuk menghormati keberadaan dewi bulan salah satu caranya adalah dengan membuat sebuah kue dengan desain bentuknya meyerupai bulan di lengkapi dengan lilin yang menyala yang menyerupai bulan bercahaya. Lalu ketika lilin di tiup itu merupakan harapan agar doanya di kabulkan oleh pada dewa.

  1. Khusus untuk Kaum Laki-laki

Masyarakat Romawi adalah orang-orang paling sering merayakan ulang tahun pada awalnya dan umumnya di lakuakn oleh kaum laki-laki yang sudah mencapai usia 50 tahun dengan mendapatkan kue yang sudah di panggang dengan komposisi dasar terigu, keju, madu dan minyak zaitun.

Hingga abad ke 12 wanita ulang tahunnya tidak pernah di rayakan sama sekali.

  1. Awalnya Sebagai Satu Penangkal Roh Jahat

Orang Yunani juga di percaya ikut mengadopsi perayakan kelahiran dewa atau yang di sebut dengan Firaun yang mana beranggapan bahwa hari tersebut akan ada perubahan besar pada kehidupan. Dengan menyalakan lilin di atas kue pada hari kelahiran di percaya mampu mengusir roh jahat dan bentuk perlindungan dari roh-roh jahat.

  1. Mulai di Rayakan Ketika Kalender Sudah Tercipta

Peradapan manusia pada awalnya menghitungkan hari dan waktu itu berdasarkan matahari dan bulan sehingga saat sulit untuk bisa mengetahui hati tepat di mana seorang individu lahir di dunia.

Seiring berjalannya waktu manusia sudah mampu membuat kalender meskipun bisa di anggap itu masih merupakan prototipe awal dari kalender yang sekarang di gunakan. Sehingga sejak adanya kalender manusia tau kapan mereka lahir.

Secara sederhana itulah faktra di balik adanya Celebrating Birthday Tradition atau Merayakan Tradisi Ulang yang saat ini cukup populer di lakukan oleh orang-orang di seluruh dunia.